Jumat, 25 November 2011

syair cinta robi'ah al-adawiyah

Robi'ah al-adawiyah lahir pada tahun 95 H/713 M.Dan wafat pada tahun 185 H/801 M.di Basroh.Beliau adalah seorang sufiah yang sangat mashur.ia menjalani sisa hidupnya hanya dengan beribadah kepada Alloh sebagai kekasihnya atau yang kita sebut dengan MAHABBAH..
Mahabbah disini adalah mahabbatul kholis/cinta murni/cinta sejati.Cinta sejati yaitu cinta yang hanya kepada Alloh SWT.tiada satupun yang dapat menggantikan kedudukanNYA.Bahkan Robi'ah al-adawiyah yang menganggap Alloh sebagai kekasihnya seakan beliau merasakan kehadiran Alloh dalam dirinya.Hidupnya menjadi tertuntun karena selalu diberi hidayah oleh Alloh.tanda Mahabbah Robi'ah diantaranya sewaktu berdo'a Robi'ah mengatakan "Tuhanku,akankah Kau bakar kalbu yang mencintai-MU oleh api neraka?"sungguh ajaib karena tiba-tiba terdengar jawaban"Kami tidak akan melakukan itu,janganlah engkau berburuk sangka kepada Kami."
syair-syair cinta Robi'ah yang masyhur diantaranya







Aku mencintai-MU dengan dua cinta
Cinta karena diriku dan cinta karena diri-MU
Cinta karena diriku
Adalah keadaan senantiasa mengingat-MU
Cinta karena diri-MU
Adalah keadaanku mengungkapkan tabir
Sehingga Engkau kulihat
Baik ini maupun untuk itu
Pujian bukanlah bagiku
Bagi-MU pujian untuk kesemuanya


Cinta sejati adalah perasaan cinta yang tidak didorong oleh kesenangan indrawi tetapi cinta sejati timbul secara alami di dalam hati yang terdalam untuk mencintai  yang dicintai dengan tulus yakni cinta kepada Alloh semata.seperti syair Robi'ah







Kujadikan Kau teman berbincang dalam kalbu
Tubuhku pun biar berbincang dengan temanku
Dengan temanku tubuhku bercengkrama selalu
Dalam kalbu terpancang selalu kekasih cintamu




Wahai Tuhanku,tenggelamkanlah aku 
Dalam mencintai-MU
Sehingga tidak ada yang menyibukkan aku
Selain Diri-MU
Ya Tuhan,
Bintang di langit telah gemerlapan 
Mata telah bertiduran
Pintu-pintu istana dikunci
Dan tiap pecinta telah menyendiri dengan yang di cintai
Dan inilah aku berada di hadirat-MU






Tuhanku,
Malam telah berlalu
Dan siang telah siap menampakkan diri
Aku gelisah apakah amalanku Engkau terima
Hingga aku merasa bahagia
Ataukan Engkau tolak
Sehingga aku merasa bersedih
Demi kemaha kuasaan-MU 
Inilah yang akan aku lakukan
Selama Engkau beri aku hayat
Sekiranya Engkau usir aku dari depan pintu-MU
Aku tidak aknan pergi
Karena cintaku pada-MU  telah memenuhi hatiku



Ya Ilahi Rabbi
Tenggelamkanlah aku
Ke dalam lautan cinta-MU








Bagi orang yang tidak tulus cintanya

Dalam batin kepada-NYA engkau durhaka
Tetapi dalam lahir kau nyatakan cinta
Sungguh aneh gejala ini
Andaikan cinta-MU memang tulus dan sejati
Tentu yang ia perintahkan kau taati
Sebab pecinta selalu taat dan patuh pada yang di cintai
 

1 komentar: